Bangkalan (30/04), Karantina Pertanian Bangkalan mengadakan pemantauan Hama Penyakit Hewan Karantina di 4 kabupaten di Madura sepanjang bulan April 2019. Pemantauan ini merupakan bagian dari tugas pokok dan fungsi karantina untuk mencegah masuk keluar dan tersebarnya penyakit hewan di wilayah Republik Indonesia. Madura merupakan salah satu dari sedikit pulau di Indonesia yang dinyatakan bebas Brucellosis yang dinyatakan dalam SK Mentan no 237/Kpts/PD.650/4/2015 dan secara historis bebas dari penyakit Rabies.

Pemantauan dilaksanakan oleh 4 tim yang disebar ke 4 kabupaten yang ada di Pulau Madura dengan menggunakan metode Participatory Epidemiology. Tim pelaksana kegiatan pemantauan melakukan pengambilan data dan wawancara dengan petugas dinas yang menangani fungsi kesehatan hewan.

Dinas Pertanian Kabupaten Sampang, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Pamekasan, Dinas Peternakan Kabupaten Bangkalan Dinas Peternakan Kabupaten Sumenep, Dinas Peternakan Jawa Timur dan BBVET Wates menyampaikan kepada tim pemantauan kejadian penyakit hewan karantina sepanjang tahun 2018. Karantina Pertanian Bangkalan juga melakukan koordinasi dengan Kantor Unit Pelayanan Pelabuhan Kelas III Telaga Biru, Kantor Unit Pelayanan Pelabuhan Kelas III Branta, Kantor Unit Pelayanan Pelabuhan Kelas V Kalianget dan Dirjen Perhubungan Udara Bandara Trunojoyo Sumenep

Hal yang patut disyukuri adalah sampai saat ini Pulau Madura masih bebas Brucellosis dan Rabies. Hasil pemantauan ini dapat memberikan gambaran epidemiologi penyakit hewan di Pulau Madura yang akan digunakan untuk mengambil kebijakan pelaksanaan karantina di wilayah Pulau Madura dan pulau-pulau lain yang menjadi wilayah Madura sebagai jalan untuk mengendalikan penyebaran penyakit hewan dan mempertahankan wilayah Madura sebagai wilayah bebas Brucellosis dan Rabies

#LaporKarantina🐕🍎
#KarantinaBangkalan