(+62) 31-3012845 skp.bangkalan@yahoo.co.id

Sejarah

 

Stasiun  Karantina Pertanian Kelas II Bangkalan merupakan salah satu Unit Pelayanan Teknis (UPT) Badan Karantina Pertanian yang melaksanakan tugasnya di Pulau Madura, Propinsi Jawa timur.

Karantina Hewan secara hukum berdiri pada tahun 1978 sesuai SK Menteri Pertanian No. 316/Kpts/Org/5/1978 tanggal 25 Mei 1978 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Balai Karantina Kehewanan. Berdasarkan SK tersebut  terdapat 5 (lima) Balai Karantina Hewan yaitu Balai Karantina Kehewanan (BKK) Wilayah I Medan, BKK Wilayah II Jakarta, BKK Wilayah III Surabaya, BKK Wilayah IV Denpasar dan BKK Wilayah V Ujung pandang. Pada waktu itu karantina di Madura merupakan bagian dari wilayah kerja  Balai Karantina Kehewanan Wilayah III Surabaya.

Pada tanggal 3 April 2008 terbit Peraturan Menteri Pertanian No. 22/Permentan/OT.140/4/2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Karantina Pertanian. Seiring dengan terbitnya SK Menteri Pertanian  tersebut maka terjadi fusi antara Karantina Hewan dan Karantina Tumbuhan menjadi Karantina Pertanian maka Stasiun Karantina Hewan Kamal Berubah menjadi Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Bangkalan. Sehingga ruang lingkup yang ditangani tidak hanya karantina hewan saja akan tetapi juga karantina tumbuhan.Sebelumnya tidak pernah dibentuk unit kerja Karantina tumbuhan yang mandiri di Pulau Madura karena kegiatan karantina tumbuhan di Pulau Madura memang tidak begitu besar frekuensinya.